SIAPA
Produsen
yang menjual barang maupun jasa (industry, perusahaan umum, konsultan, badan
masyarakat, pemasok) bertanggung jawab untuk mematuhi standar pengelolaan dalam
ISO. Urgensi penerapan ISO 14001 tidak hanya terbatas pada skala usaha besar,
yang paling penting adalah seberapa besar dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Sertifikasi ISO 14001 perlu dipersiapkan mulai tahap perencanaan. Organisasi
yang telah memiliki sertifikasi mutu ISO 9000, telah mengambil langkah awal
untuk ISO 14001. Hal tersebut dikarenakan adanya beberapa elemen yang sama
didalamnya. Organisasi dapat memilih sertifikasi ISO yang dibutuhkan. Tuntutan
konsumen merupakan factor pendorong utama bagi organisasi untuk memperoleh
sertifikasi. Semakin besar dampak lingkungan yang ditimbulkan, maka tekanan
dalam memperoleh sertifikasi ISO di bidang pengelolaan lingkungan semakin besar pula (contoh: pertambangan,
penyulingan minyak, penghasil bahan kimia, pembangkit tenaga listrik, dan
konstruksi berat).
APA
a.
Pengelolaan
Lingkungan Menyeluruh
ISO
14000 adalah desain dan implementasi dari kerangka kerja pengelolaan lingkungan
untuk meminimumkan dampak dari kegiatan operasional terhadap lingkungan,
bersifat sukarela meski beberapa konsumen mensyaratkannya. Beberapa system
pengelolaan lingkungan yang dibutuhkan mencakup: kebijaksanaan system
organisasi, pengelolaan, perencanaan, prosedur operasional, prosedur
identifikasi hasil dan peraturan, tujuan, sasaran, pengawasan penjualan,
pelaksanaan audit, dan penyimpanan catatan. Kedalaman atau kompleksitas
pengelolaan lingkungan bergantung pada lokasi, tipe, kompleksitas dari kegiatan
operasional, tingkat dan jumlah dampak lingkungan dan kondisi operasional.
Jumlah pekerja tidak secara langsung mempengaruhi system, namun menunjukkan
tingkat upaya dan kedalaman yang diperlukan.
b.
Pengendalian
Mutu Lingkungan Total dan Perbaikan lingkungan yang Berkelanjutan
Manajemen
mutu dan Lingkungan Total (TQEM) menyatukan konsep kualitas dan pengelolaan
lingkungan. Aktivitas organisasi dan produksi yang memperhatikan aspek mutu
produk dan lingkungan secara kontinu akan memberikan manfaat bagi lingkungan
dan organisasi. Konsep perbaikan lingkungan yang berkesinambungan sejalan
dengan TQEM, yaitu system selalu bisa ditingkatkan, bahkan setelah penggunaan
sumber daya dan dampak dapat dikendalikan
c.
Proaaktif
Lawan Reaktif
Proses
untuk mendapatkan sertifikasi menekankan pada desain dan implementasi program
yang proaktif, bukan sekedar reaktif dalam mengatasi permasalahan yang tampak di
permukaan (contoh: tumpukan limbah). Dokumen (contoh: prosedur, kebijakan) dan
implementasinya merupakan rangkaian tindakan proaktif yang dapat membantu
menangani masalah lingkungan saat ini dan di masa yang akan datang.
d.
Produk
dan Jasa
Hampir
semua penghasil produk memerlukan sertifikasi karena adanya dampak lingkungan
yang ditimbulkan. Hal ini tidak menutup kemungkinan perlunya sertifikasi bagi
penyedia jasa yang memberikan dampak terhadap lingkungan (contoh: Jasa
pemindahan dan perlakuan terhadap LB3, Fasilitas penyimpanan dan pembuangan
limbah) atau terkait reputasi penyedia jasa.
e.
Tingkat
Perincian
Pengelolaan
lingkungan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga perlu adanya
integrasi antara system dan prosedur penting dengan implementasinya secara
konsisten.
f.
Penampilan
Dokumen
Tidak
perlu ada dokumen khusus dengan bundle ISO, cukup memanfaatkan dokumen prosedural
pengelolaan lingkungan yang sudah ada/sudah disusun untuk mencapai kesesuaian dengan
peraturan dan perlu melengkapinya bila ada hal yang tidak memenuhi spesifikasi
ISO 14001.
g.
Merujuk
dalam Dokumen
Dokumen
dengan bundel khusus ISO tidak diperlukan, namun perlu ada label prosedur
dengan suatu referensi ISO 14000, untuk mempermudah auditor merujuk pada apa
yang perlu diaudit. Rujukan silang beberapa dokumen memudahkan pembuatan
hubungan yang penting (dampak, peraturan, dan pengawasan).
h.
Kesehatan
dan Keamanan Kerja
Tidak
ada persyaratan khusus untuk kesehatan dan keamanan kerja, namun ini merupakan
nilai lebih karena pada kenyataannya peraturan yang ada tidak hanya melindungi
lingkungan tetapi juga kesehatan dan keamanan kerja
KAPAN
Penerapan
ISO sepenuhnya bergantung pada permintaan konsumen. Sistem pengelolaan
lingkungan SC1 dan audit lingkungan SC2 adalah yang pertama akan diwajibkan dan
standar lainnya menyusul. Komponen lanjutan diantaranya mencakup pemberian
label, keragaan lingkungan, aspek lingkungan dan standar produk, desain
lingkungan dan analisis daur hidup. Konsep ini relative baru sehingga tidak
dapat bergerak secepat SC1 dan SC2.
Desain
untuk lingkungan dan analisis daur hidup mewajibkan organisasi memasukkan
pertimbangan lingkungan dalam fase desain produk, namun seringkali sulit
dipenuhi organisasi karena ketatnya tuntutan kompetisi dan mutu. Hal tersebut
tetap perlu diupayakan dan dikembangkan bila ada kesempatan, dengan itu
sertifikasi dapat diperoleh walaupun masih belum akan menjadi kewajiban dalam
beberapa tahun mendatang.
DIMANA
Ada ±
90 negara yang telah menyetujui penerapan ISO 14000 pada tahun 1995, yang kemudian
akan menjadi lokasi dimana ISO 14000 disyaratkan oleh konsumen. Negara yang
paling aktif dalam penerapan ISO diantaranya: Australia, Austria, Belgia,
Brazil, Canada, China, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Irlandia, Italia,
Korea Utara dan Korea Selatan, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia,
Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, Amerika Serikat, dan
Inggris.
Read more:
http://rpd-mohesr.com/uploads/custompages/iso%2014001%20enviromental%20systems%20handbook.pdf
Read more:
http://rpd-mohesr.com/uploads/custompages/iso%2014001%20enviromental%20systems%20handbook.pdf

Casino Bonus Codes | OK Casino
BalasHapusCasino Bonus Codes 2021 | Exclusive No Deposit 카카오 스포츠 Bonuses, Free Chips, and No Deposit Required The best 코인갤 casino 바카라게임 bonus 카판 codes in Canada for this December. 슬롯 가입 쿠폰