Translate

Senin, 28 April 2014

Ruang Lingkup ISO 14001


 
SIAPA
Produsen yang menjual barang maupun jasa (industry, perusahaan umum, konsultan, badan masyarakat, pemasok) bertanggung jawab untuk mematuhi standar pengelolaan dalam ISO. Urgensi penerapan ISO 14001 tidak hanya terbatas pada skala usaha besar, yang paling penting adalah seberapa besar dampak lingkungan yang ditimbulkan. Sertifikasi ISO 14001 perlu dipersiapkan mulai tahap perencanaan. Organisasi yang telah memiliki sertifikasi mutu ISO 9000, telah mengambil langkah awal untuk ISO 14001. Hal tersebut dikarenakan adanya beberapa elemen yang sama didalamnya. Organisasi dapat memilih sertifikasi ISO yang dibutuhkan. Tuntutan konsumen merupakan factor pendorong utama bagi organisasi untuk memperoleh sertifikasi. Semakin besar dampak lingkungan yang ditimbulkan, maka tekanan dalam memperoleh sertifikasi ISO di bidang pengelolaan lingkungan  semakin besar pula (contoh: pertambangan, penyulingan minyak, penghasil bahan kimia, pembangkit tenaga listrik, dan konstruksi berat).

APA
a.    Pengelolaan Lingkungan Menyeluruh
ISO 14000 adalah desain dan implementasi dari kerangka kerja pengelolaan lingkungan untuk meminimumkan dampak dari kegiatan operasional terhadap lingkungan, bersifat sukarela meski beberapa konsumen mensyaratkannya. Beberapa system pengelolaan lingkungan yang dibutuhkan mencakup: kebijaksanaan system organisasi, pengelolaan, perencanaan, prosedur operasional, prosedur identifikasi hasil dan peraturan, tujuan, sasaran, pengawasan penjualan, pelaksanaan audit, dan penyimpanan catatan. Kedalaman atau kompleksitas pengelolaan lingkungan bergantung pada lokasi, tipe, kompleksitas dari kegiatan operasional, tingkat dan jumlah dampak lingkungan dan kondisi operasional. Jumlah pekerja tidak secara langsung mempengaruhi system, namun menunjukkan tingkat upaya dan kedalaman yang diperlukan.
b.    Pengendalian Mutu Lingkungan Total dan Perbaikan lingkungan yang Berkelanjutan
Manajemen mutu dan Lingkungan Total (TQEM) menyatukan konsep kualitas dan pengelolaan lingkungan. Aktivitas organisasi dan produksi yang memperhatikan aspek mutu produk dan lingkungan secara kontinu akan memberikan manfaat bagi lingkungan dan organisasi. Konsep perbaikan lingkungan yang berkesinambungan sejalan dengan TQEM, yaitu system selalu bisa ditingkatkan, bahkan setelah penggunaan sumber daya dan dampak dapat dikendalikan
c.    Proaaktif Lawan Reaktif
Proses untuk mendapatkan sertifikasi menekankan pada desain dan implementasi program yang proaktif, bukan sekedar reaktif dalam mengatasi permasalahan yang tampak di permukaan (contoh: tumpukan limbah). Dokumen (contoh: prosedur, kebijakan) dan implementasinya merupakan rangkaian tindakan proaktif yang dapat membantu menangani masalah lingkungan saat ini dan di masa yang akan datang.   
d.    Produk dan Jasa
Hampir semua penghasil produk memerlukan sertifikasi karena adanya dampak lingkungan yang ditimbulkan. Hal ini tidak menutup kemungkinan perlunya sertifikasi bagi penyedia jasa yang memberikan dampak terhadap lingkungan (contoh: Jasa pemindahan dan perlakuan terhadap LB3, Fasilitas penyimpanan dan pembuangan limbah) atau terkait reputasi penyedia jasa.
e.    Tingkat Perincian
Pengelolaan lingkungan memiliki tingkat kompleksitas tinggi, sehingga perlu adanya integrasi antara system dan prosedur penting dengan implementasinya secara konsisten.
f.     Penampilan Dokumen
Tidak perlu ada dokumen khusus dengan bundle ISO, cukup memanfaatkan dokumen prosedural pengelolaan lingkungan yang sudah ada/sudah disusun untuk mencapai kesesuaian dengan peraturan dan perlu melengkapinya bila ada hal yang tidak memenuhi spesifikasi ISO 14001.
g.    Merujuk dalam Dokumen
Dokumen dengan bundel khusus ISO tidak diperlukan, namun perlu ada label prosedur dengan suatu referensi ISO 14000, untuk mempermudah auditor merujuk pada apa yang perlu diaudit. Rujukan silang beberapa dokumen memudahkan pembuatan hubungan yang penting (dampak, peraturan, dan pengawasan).
h.    Kesehatan dan Keamanan Kerja
Tidak ada persyaratan khusus untuk kesehatan dan keamanan kerja, namun ini merupakan nilai lebih karena pada kenyataannya peraturan yang ada tidak hanya melindungi lingkungan tetapi juga kesehatan dan keamanan kerja

KAPAN
Penerapan ISO sepenuhnya bergantung pada permintaan konsumen. Sistem pengelolaan lingkungan SC1 dan audit lingkungan SC2 adalah yang pertama akan diwajibkan dan standar lainnya menyusul. Komponen lanjutan diantaranya mencakup pemberian label, keragaan lingkungan, aspek lingkungan dan standar produk, desain lingkungan dan analisis daur hidup. Konsep ini relative baru sehingga tidak dapat bergerak secepat SC1 dan SC2.
Desain untuk lingkungan dan analisis daur hidup mewajibkan organisasi memasukkan pertimbangan lingkungan dalam fase desain produk, namun seringkali sulit dipenuhi organisasi karena ketatnya tuntutan kompetisi dan mutu. Hal tersebut tetap perlu diupayakan dan dikembangkan bila ada kesempatan, dengan itu sertifikasi dapat diperoleh walaupun masih belum akan menjadi kewajiban dalam beberapa tahun mendatang.

DIMANA
Ada ± 90 negara yang telah menyetujui penerapan ISO 14000 pada tahun 1995, yang kemudian akan menjadi lokasi dimana ISO 14000 disyaratkan oleh konsumen. Negara yang paling aktif dalam penerapan ISO diantaranya: Australia, Austria, Belgia, Brazil, Canada, China, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Irlandia, Italia, Korea Utara dan Korea Selatan, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Thailand, Turki, Amerika Serikat, dan Inggris. 

Read more:
http://rpd-mohesr.com/uploads/custompages/iso%2014001%20enviromental%20systems%20handbook.pdf

1 komentar:

  1. Casino Bonus Codes | OK Casino
    Casino Bonus Codes 2021 | Exclusive No Deposit 카카오 스포츠 Bonuses, Free Chips, and No Deposit Required The best 코인갤 casino 바카라게임 bonus 카판 codes in Canada for this December. 슬롯 가입 쿠폰

    BalasHapus